TENTANG DICODING for University 2023
Lowongan | 28 Agustus 2023 09:44 wib
Tentang Dicoding Bangun Negeri
Dicoding Bangun Negeri merupakan sebuah program CSR yang diinisiasi oleh
Dicoding guna meningkatkan kompetensi dan kualitas talenta digital di
Indonesia.
Program ini memberikan kesempatan kepada individu dari berbagai latar belakang ekonomi untuk mendapatkan materi berstandar industri global di bidang teknologi, yang dianggap krusial dalam era globalisasi dan revolusi industri 4.0.
Pilihan Program
|
Dicoding Bootcamp |
Dicoding for University |
Dicoding for School |
|
Program intensive learning, yaitu peserta harus mengimplementasikan materi yang diperolehnya secara langsung melalui project dan tugas-tugas untuk menyelesaikan setiap materinya. |
Program beasiswa yang ditujukan kepada Mahasiswa/i Indonesia untuk menjadi talenta digital berkualitas dan dapat berkontribusi maksimal di Industri IT melalui beasiswa kelas-kelas favorit Dicoding. |
Program beasiswa yang ditujukan kepada siswa-siswi SMA/K sederajat Indonesia untuk meningkatkan literasi digital khususnya bidang pemrograman, guna menjadi calon talenta digital andal di masa depan. |
Mekanisme Belajar
1. Belajar Secara Mandiri
Siswa dapat belajar melalui modul yang telah disediakan secara mandiri sehingga kegiatan belajar dapat dilakukan dengan waktu yang fleksibel
2. Tanya Jawab Bersama Expert
Dicoding menyediakan fitur forum diskusi di mana siswa dapat bertanya dan berdiskusi mengenai kendala materi yang dihadapi dalam modul bersama developer bersertifikasi global.
3. Validasi Pemahaman dengan Exam & Submission
Pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari melalui exam atau submission (project) yang direview langsung oleh code reviewer.
4. Buktikan Hasil Belajar dengan Sertifikat
Setelah dinyatakan lulus dari kelas, siswa akan mendapatkan sertifikat kelulusan Dicoding. Sertifikat Dicoding telah diakui baik secara lokal maupun global.
Silabus Kelas
|
Nama Kelas |
Silabus Pembelajaran |
|
Belajar Dasar Structured Query Language (SQL)
|
● Pengenalan Data dan Basis Data: Mengenalkan data secara umum dan mengidentifikasi pentingnya data. Pada materi ini Anda akan mempelajari jenis-jenis data, tipe-tipe data, kemudian perbedaan antara data, basis data, dan dataset, serta mengenal basis data relasional.
● Database Management Systems (DBMS): Mengidentifikasi DBMS yang umum digunakan untuk mempelajari bahasa structured query language (SQL). Pada materi ini Anda akan mempelajari berbagai pilihan DBMS dan mengeksplorasi penggunaan DBMS di industri.
● Pengenalan Structured Query Language: Anda akan mengidentifikasi penyusun structured query language (SQL) di kelas dasar seperti data definition language (DDL) yang terdiri dari mengenal dan menyajikan tabel, implementasi tabel pada sehari-hari, tipe data yang didukung oleh tabel serta latihan. Kemudian data manipulation language (DML) yang terdiri dari SELECT, INSERT, UPDATE, dan DELETE. Lalu constraints yang terdiri dari unique, index, dan primary key. Anda juga akan mempelajari diagram yang didukung oleh bahasa SQL.
● Basic Query: Pada modul ini Anda akan mengeksplorasi query yang akan digunakan sebagai latihan seperti INSERT, SELECT & FROM, WHERE, hingga DELETE. |
|
Belajar Dasar Git dengan GitHub
|
● Git dan GitHub: Mengerti apa itu Git dan GitHub serta manfaatnya dalam mengelola data atau kode.
● Dasar Git: Mengerti dasar-dasar pengelolaan data atau kode dengan Git, seperti membuat repository, membuat berkas, git commit, dan git checkout.
● Studi Kasus Pengalaman Belajar: Meningkatkan |
|
|
pengalaman belajar mengenai dasar-dasar Git melalui sebuah studi kasus.
● Git Branches: Mengerti konsep branching di dalam Git, akan mempelajari juga merging dan menyelesaikan conflict.
● Kolaborasi dengan Tim: Mengerti bagaimana cara berkolaborasi dengan tim lain pada repository yang sama seperti melakukan forking, squashing changes, dan code reviews.
● Studi Kasus Kolaborasi dengan Tim: Meningkatkan pengetahuan dalam berkolaborasi dengan tim seperti membuat repository baru, menyalin repository, dan studi kasus menangani pull request pada sebuah repository aktif di GitHub.
● GitHub sebagai Portofolio: Mengerti penggunaan GitHub sebagai portofolio dengan latihan membuat readme yang dapat dimanfaatkan sebagai portofolio dalam berkarier. |
|
Memulai Dasar Pemrograman untuk Menjadi Pengembang Software
|
● Memahami Kebutuhan Aplikasi: Belajar teori dan metodologi dalam memahami kebutuhan aplikasi dari sisi pengguna beserta dari sisi spesifikasi teknis aplikasi. Implementasi keterampilan ke dalam studi kasus membuat kebutuhan aplikasi dari sisi pengguna maupun dari sisi spesifikasi teknis. Belajar tips sikap kerja saat meneliti, menganalisis, dan mengevaluasi kebutuhan aplikasi.
● Perencanaan Modifikasi Aplikasi: Belajar teori dan metodologi dalam pembuatan persyaratan kebutuhan aplikasi, dalam memahami cara aplikasi bekerja, dan dalam mengerti panduan diagram alur. Implementasi keterampilan ke dalam studi kasus membuat persyaratan kebutuhan aplikasi, memahami cara aplikasi berjalan, dan membuat diagram alur. Belajar sikap kerja ketika kolaborasi perencanaan aplikasi dalam sebuah tim.
● Mengerti Konsep Dasar Pemrograman: Belajar teori sintaksis bahasa pemrograman, variabel, |
|
|
tipe data, logika komputer, dan bahasa pemrograman JavaScript versi ES6. Implementasi keterampilan dengan cara latihan menulis pseudocode dan menulis kode pertama. Belajar tips sikap kerja dalam belajar pemrograman.
● Modifikasi Aplikasi Perangkat Lunak: Belajar bahasa markah HTML versi HTML5 dan bahasa pemrograman CSS versi 3. Implementasi keterampilan melalui studi kasus modifikasi sebuah antarmuka aplikasi perangkat lunak. Belajar tips sikap kerja dalam meningkatkan keahlian sebuah bahasa pemrograman.
● Dokumentasi Pemrograman dan Pengembangan Aplikasi Perangkat Lunak: Belajar teori pengarsipan perangkat lunak, pembuatan gaya penulisan kode, penulisan komentar pada kode, dan pembuatan dokumentasi teknis aplikasi. Implementasi keterampilan melalui studi kasus pengarsipan sebuah perangkat lunak, penyesuaian gaya penulisan kode agar sesuai standar, menambahkan komentar pada kode, dan latihan pembuatan dokumentasi teknis aplikasi. Belajar sikap kerja dalam mengomunikasikan dokumentasi kepada stakeholders (pemegang kepentingan) perusahaan. |
|
Memulai Pemrograman dengan Haskell
|
● Pengenalan Haskell: Menjelaskan pengertian, sejarah dan karakteristik bahasa pemrograman Haskell.
● Operator, Ekspresi, dan Variabel: Memahami konsep operator, ekspresi, dan variabel dalam bahasa pemrograman Haskell.
● Tipe Data: Menyebutkan berbagai tipe data yang tersedia di bahasa pemrograman Haskell.
● Struktur Data: Menuliskan struktur list dan tuple serta mengoperasikan masing-masing menggunakan operator.
● Haskell Script: Membuat Haskell script berisikan sejumlah ekspresi dan komentar disertai indentasi yang tepat. |
|
|
● Semua tentang Fungsi: Menuliskan kode fungsi yang baik dalam bahasa pemrograman Haskell serta mengombinasikan sejumlah fungsi untuk berbagai tujuan penggunaan. |
|
Belajar Dasar UX Design
|
● Konsep Dasar UX (User Experience) Design: Memahami konsep dasar UX Design dan faktor yang memengaruhinya, serta memahami proses desain dengan menggunakan pendekatan Design Thinking.
● Empathize, Define, & Ideate: Memahami bagaimana cara untuk mengetahui masalah utama (pain point) pengguna dengan membuat Empathy Map, User Persona, dan User Journey Map. Dilanjutkan dengan mendefinisikan masalah dalam Problem Statement dan melakukan eksplorasi untuk mencari solusi dengan menggunakan metode How Might We (HMW) dan Crazy Eight.
● Storyboard dan Wireframe: Mendefinisikan solusi dalam bentuk Goal Statement dan mengetahui cara membuat rancangan desain dengan membuat User Flow, Storyboard, dan Wireframe.
● High-Fidelity Prototype: Memahami cara membuat Mockup dan High-Fidelity Prototype yang menarik dan interaktif dengan menerapkan prinsip desain visual.
● UX Research dan Dokumentasi: Merencanakan dan melakukan usability study, mengidentifikasi insight, memodifikasi desain berdasarkan hasil riset, dan membagikan hasil desain kepada tim. |